Kalau Anda tak ingin seperti itu, coba simak tips gampang berikut ini:
1. Tak perlu pikir panjang, begitu hari gajian tiba, langsung sisihkan sedikitnya 10% gaji. Simpan di tempat (rekening tabungan) terpisah.
2. Biasakan menghitung keperluan bulanan, mulai dari sabun, shampoo sampai baju atau kosmetik (apabila perlu). Juga kebutuhan untuk transport, makan siang, rekening telepon atau listrik, kendaraan, sewa rumah, kartu kredit, serta kredit-kredit lainnya.
3. Kontrol penarikan uang dari mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Ambil hanya untuk keperluan bulanan.
4. Bagi-bagi uang yang diambil dari ATM berdasarkan keperluan, kalau perlu masukkan ke amplop berbeda.
5. Kurangi jatah transport. Memang agak sulit, apalagi bagi yang 'bensin'-minded, tetapi coba yakinkan diri, katakan dalam hati bahwa jalan kaki baik untuk kesehatan, atau siapa takut naik angkot, yang penting sampai tujuan dengan selamat.
6. Kurangi jatah 'makan di restoran'. Coba deh tanya teman sekantor anda, apakah ada warung murah, enak, bersih dan sehat.
7. Apabila langkah (5) dan (6) sukses, berjanjilah pada diri sendiri untuk menyisihkan sedikitnya Rp10.000 (atau sesuai kemampuan) setiap hari. Tambahkan ke rekening tabungan setiap hari Jumat, atau bisa juga disimpan di amplop terpisah di rumah sebagai dana taktis.
8. Gunakan telepon atau listrik sesuai kebutuhan atau hanya untuk kepentingan tertentu.
9. Tahan diri untuk membeli sesuatu di luar "daftar belanja bulanan", atau masukkan dalam "daftar" bulan berikutnya.
10. Belajar menahan diri untuk tidak meminjam uang kepada teman atau tetangga. Kalau tidak punya uang, ya tahan ngengislah. Tidak perlu memaksakan diri untuk belanja.
Gampang kan?
November 26, 2007
November 22, 2007
Ingin Memulai Bisnis Kecil
Menurutnya, mulailah dengan 'hanya' suatu ide. Tapi (ini perlu, lho) ide itu harus dikombinasikan dengan kerja keras dan manajemen yang teratur. Dari situ, katanya, bukan mustahil sukses akan datang. Segampang itukah?
Tentu saja, imbuhnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Adakah pasar nyata untuk produk atau servis yang akan Anda hasilkan
Boleh jadi, dalam bayangan Anda pasarnya ada. Kenyataannya, pasar untuk produk/servis Anda itu tidak eksis. Misalnya, Anda ingin menjual baju hangat yang terbuat dari rajutan. Di daerah dingin, jualan ini pasti punya pasar. Tapi, kalau Anda melakukannya di daerah tropis, pasarnya tidak ada.
Harus dikenal orang
Itulah sebabnya orang mengenal promosi dan periklanan. Kalau hanya bisnis kecil, modal Anda pasti habis bila Anda beriklan besar-besaran. Anda bisa mencoba iklan baris, entah itu di koran atau di internet. Selain itu, jangan malu-malu memperkenalkan diri di mana-mana - misalnya dimulai di lingkungan teman-teman sendiri - bahwa Anda sedang mengusahakan bisnis itu. Identifikasi klien ideal Anda
Sudah tugas Anda untuk menyediakan pelayanan yang baik. Tapi, bila Anda melayani orang yang salah, tak ada seorang pun yang akan puas. Misalnya, Anda menjual masakan Cina yang lezat tapi penuh MSG kepada seorang pencinta makanan sehat. Ia mungkin tak akan pernah datang lagi ke kafe Anda. Karena itu, pertegas siapa saja yang kira-kira akan menjadi klien ideal, dan sebarkan bahwa Anda menjual produk/jasa yang mereka inginkan.
Lebih condong kepda keuntungan ketimbang revenue
Dari hari pertama, sebaiknya Anda memfokuskan diri kepada keuntungan. Jadi, kalau bisnis itu kira-kira tidak menguntungkan, jangan kerjakan.
Kembangkan keahlian menjual
Bekerja dan berusaha itu sebenarnya 'menjual diri'. Biarpun kecil-kecilan, sebaiknya Anda punya tim yang bisa berbicara baik tentang produk/servis Anda. Istilahnya, merekalah yang jadi corong bahwa Anda punya bisnis itu.
Tumbuh dari bawah
Jangan bermimpi langsung akan menjadi bisnis besar. Tumbuhlah perlahan-lahan, dari kecil menjadi besar. Tingkatkan pelan-pelan standar dan kualitas, atau buatlah supaya menjadi kian eksklusif. Hal ini tak hanya akan memudahkan Anda memperoleh pelanggan, tapi juga mempertahankannya.
Tentu saja, imbuhnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Adakah pasar nyata untuk produk atau servis yang akan Anda hasilkan
Boleh jadi, dalam bayangan Anda pasarnya ada. Kenyataannya, pasar untuk produk/servis Anda itu tidak eksis. Misalnya, Anda ingin menjual baju hangat yang terbuat dari rajutan. Di daerah dingin, jualan ini pasti punya pasar. Tapi, kalau Anda melakukannya di daerah tropis, pasarnya tidak ada.
Harus dikenal orang
Itulah sebabnya orang mengenal promosi dan periklanan. Kalau hanya bisnis kecil, modal Anda pasti habis bila Anda beriklan besar-besaran. Anda bisa mencoba iklan baris, entah itu di koran atau di internet. Selain itu, jangan malu-malu memperkenalkan diri di mana-mana - misalnya dimulai di lingkungan teman-teman sendiri - bahwa Anda sedang mengusahakan bisnis itu. Identifikasi klien ideal Anda
Sudah tugas Anda untuk menyediakan pelayanan yang baik. Tapi, bila Anda melayani orang yang salah, tak ada seorang pun yang akan puas. Misalnya, Anda menjual masakan Cina yang lezat tapi penuh MSG kepada seorang pencinta makanan sehat. Ia mungkin tak akan pernah datang lagi ke kafe Anda. Karena itu, pertegas siapa saja yang kira-kira akan menjadi klien ideal, dan sebarkan bahwa Anda menjual produk/jasa yang mereka inginkan.
Lebih condong kepda keuntungan ketimbang revenue
Dari hari pertama, sebaiknya Anda memfokuskan diri kepada keuntungan. Jadi, kalau bisnis itu kira-kira tidak menguntungkan, jangan kerjakan.
Kembangkan keahlian menjual
Bekerja dan berusaha itu sebenarnya 'menjual diri'. Biarpun kecil-kecilan, sebaiknya Anda punya tim yang bisa berbicara baik tentang produk/servis Anda. Istilahnya, merekalah yang jadi corong bahwa Anda punya bisnis itu.
Tumbuh dari bawah
Jangan bermimpi langsung akan menjadi bisnis besar. Tumbuhlah perlahan-lahan, dari kecil menjadi besar. Tingkatkan pelan-pelan standar dan kualitas, atau buatlah supaya menjadi kian eksklusif. Hal ini tak hanya akan memudahkan Anda memperoleh pelanggan, tapi juga mempertahankannya.
November 20, 2007
Bosan Kerja? Coba Pindah Departemen!
Kalau saat ini Anda sedang dilanda kebosanan kerja, coba lirik deh departemen lain di kantor Anda, kali aja ada peluang. Bukan tak mungkin sekarang ada posisi yang lebih tinggi di departemen Anda yang mungkin bisa dijadikan pilihan. Mungkin SDM perusahaan Anda menginformasikan kalau departemen tertentu membutuhkan SDM lagi dan kebetulan persyaratan yang diajukan bisa Anda dipenuhi. Dan, Anda mungkin tergoda untuk mengajukan diri?
Tapi sebaiknya Anda jangan terburu-buru. Lihat dulu lingkungan sekitar. Mungkin departemen lain memang menjanjikan karir atau fasilitas yang menggiurkan. Tapi, sebelum melangkah, pikir dulu masak-masak. Ada baiknya jika Anda menanyakan langsung pada pemberi informasi dari departemen yang bersangkutan. Coba pelajari, apakah Anda layak dan memenuhi syarat untuk 'hijrah' ke departemen baru itu?
Bisa juga jika Anda mensosialisasikan diri dengan karyawan di departemen yang menjanjikan peluang tersebut. Ingat, meski satu perusahaan, hubungan baik tetap mempengaruhi diterima atau tidaknya Anda sebagai bagian dari departemen itu. Kemudian coba cari tau bocoran, seperti apa sih cara kerja posisi yang ditawarkan. Coba pahami job desc-nya, tanggung jawabnya, dsb.
Ada bagusnya Anda mencari tau siapa-siapa aja karyawan lain yang juga berminat pindah departemen. Kemudian ketahuilah bagaimana kans pesaing Anda. Sejauhmana kemampuan mereka jika dibanding Anda. Jika Anda merasa mereka lebih baik, nggak perlu gentar. Karena siapa tau Anda punya kelebihan lain dibanding mereka.
Jika Anda merasa udah mantap, buruan deh apply ke posisi baru di departemen itu. Meski satu naungan perusahaan, jangan lupa lengkapi persyaratan surat-surat lamaran. Jika memenuhi syarat, pasti Anda akan diundang wawancara dan menjalani serangkaian test. Kemudian tunggulah sampai ada keputusan penerimaan. Jika Anda cukup lama menunggu, namun tak kunjung ada kabar, ngga ada salahnya jika Anda 'jemput bola'. Tanyakan langsung pada pimpinan departemen tersebut, bagaimana kelanjutan proses seleksi Anda.
Tentunya Anda pun harus siap dengan apapun jawabannya. Toh jika Anda tidak diterima di departemen tersebut, Anda masih duduk di departemen Anda yang sekarang. Nggak perlu kecil hati, jika ada kesempatan berikutnya Anda bisa kembali mengirim lamaran. Yang penting, Anda bisa mempelajari apa kelemahan Anda dan kemudian menggali kelebihan Anda.
Tapi sebaiknya Anda jangan terburu-buru. Lihat dulu lingkungan sekitar. Mungkin departemen lain memang menjanjikan karir atau fasilitas yang menggiurkan. Tapi, sebelum melangkah, pikir dulu masak-masak. Ada baiknya jika Anda menanyakan langsung pada pemberi informasi dari departemen yang bersangkutan. Coba pelajari, apakah Anda layak dan memenuhi syarat untuk 'hijrah' ke departemen baru itu?
Bisa juga jika Anda mensosialisasikan diri dengan karyawan di departemen yang menjanjikan peluang tersebut. Ingat, meski satu perusahaan, hubungan baik tetap mempengaruhi diterima atau tidaknya Anda sebagai bagian dari departemen itu. Kemudian coba cari tau bocoran, seperti apa sih cara kerja posisi yang ditawarkan. Coba pahami job desc-nya, tanggung jawabnya, dsb.
Ada bagusnya Anda mencari tau siapa-siapa aja karyawan lain yang juga berminat pindah departemen. Kemudian ketahuilah bagaimana kans pesaing Anda. Sejauhmana kemampuan mereka jika dibanding Anda. Jika Anda merasa mereka lebih baik, nggak perlu gentar. Karena siapa tau Anda punya kelebihan lain dibanding mereka.
Jika Anda merasa udah mantap, buruan deh apply ke posisi baru di departemen itu. Meski satu naungan perusahaan, jangan lupa lengkapi persyaratan surat-surat lamaran. Jika memenuhi syarat, pasti Anda akan diundang wawancara dan menjalani serangkaian test. Kemudian tunggulah sampai ada keputusan penerimaan. Jika Anda cukup lama menunggu, namun tak kunjung ada kabar, ngga ada salahnya jika Anda 'jemput bola'. Tanyakan langsung pada pimpinan departemen tersebut, bagaimana kelanjutan proses seleksi Anda.
Tentunya Anda pun harus siap dengan apapun jawabannya. Toh jika Anda tidak diterima di departemen tersebut, Anda masih duduk di departemen Anda yang sekarang. Nggak perlu kecil hati, jika ada kesempatan berikutnya Anda bisa kembali mengirim lamaran. Yang penting, Anda bisa mempelajari apa kelemahan Anda dan kemudian menggali kelebihan Anda.
Cara Memilih Baterai Notebook
Kabarnya notebook banyak bermasalah soal baterai ya Dok? Apakah ada petunjuk cara memilih notebook berdasarkan kemampuan baterainya? -Ujo, Bandung-Jawaban:Bung Udjo, baterai memang komponen penting dalam notebook. Sebagus-bagusnya notebook, jika tidak ditunjang dengan baterai yang tahan lama itu percuma saja. Karena, keunggulan notebook adalah dapat digunakan di mana saja, kapan saja. Namun, ini bukan berarti Anda harus selalu mencari notebook yang baterainya mampu bertahan selama-lamanya tanpa diisi ulang. Selain belum ada teknologi baterai seperti itu, pemilihan daya tahan baterai notebook bisa disesuaikan dengan penggunaan. Sebagai patokan saja, sebuah notebook paling tidak harus bisa bertahan selama 2 jam tanpa menggunakan AC Adapter untuk pemakaian normal. Jika di bawah itu, Anda patut memikirkan kembali pilihan Anda. Perlu jadi pertimbangan juga bahwa penggunaan fasilitas seperti Wifi atau Bluetooth akan meningkatkan konsumsi baterai. Oleh karena itu, salah satu trik untuk menghemat baterai adalah mematikan fungsi-fungsi tersebut. Jika perlu, pilihlah notebook yang memungkinkan dipasangnya baterai tambahan. Biasanya baterai tambahan bisa dipasangkan pada media bay notebook jenis tertentu.
November 01, 2007
Ponsel Download Tercepat dari SE
Sony ericsson dengan bangga memperkenalkan ponsel K630i yang memberikan kemudahan akses internet, dowload musik dan email dengan kecepatan braodband. Mobile broadband ini bahkan kecepatanya lebih cepat 4 kali dari kecepatan 3G yang berarti 14 detik per satu jenis musik
Dengan kecanggihan ini wah...kita bisa mobiling kemana-mana, tanpa harus tenteng laptop. Ini salah satu solusi akses internet dengan menggunakan ponsel. Bagi yang suka nge web or browsing mobiling wah...cocok tuh ponsel palagi modelnya juga keren.
Tapi jangan terlena bro...inget kantong juga ntar canggih2 tapi ngabisin doku.? hmmm....perlu dipikirin lagi.
Dengan kecanggihan ini wah...kita bisa mobiling kemana-mana, tanpa harus tenteng laptop. Ini salah satu solusi akses internet dengan menggunakan ponsel. Bagi yang suka nge web or browsing mobiling wah...cocok tuh ponsel palagi modelnya juga keren.
Tapi jangan terlena bro...inget kantong juga ntar canggih2 tapi ngabisin doku.? hmmm....perlu dipikirin lagi.
Traffic Internet Indonesia Diawasi Mulai 2008
Ini bisa jadi berita baik atau berita buruk ya..?
Lembaga Internet Indonesia atau dikenal dengan ID-SIRTI (Indonesia Security Response Internet Infrastructure) akan mengawasi penggunaan internet di indonesia mulai 2008 mendatang.
Hal ini perlu dilakukan untuk melindungi log file dan traffic konten di indonesia yang selama ini sering kali di salah gunakan untuk kejahatan.
Untuk itulah ID-SIRTI telah menyiapkan server yang digunakan untuk menyimpan data log file pengguna Internet seluruh Indonesia dengan kapasitas sebesar enam tera bytes (TB). Nah server inilah yang dipakai ngawasi pengguna internet melalui jasa ISP yang resmi bukan yang ilegal. jadi perusahaan atau perkantoran yang terhubung dengan ISP ya....siap-siap aja deh diawasi....
Dengan server yang dimiliki ID-SIRTII nantinya akan sanggup untuk mengawasi traffic Internet di Indonesia yang setiap harinya bisa mencapai 3 Giga bytes per detik (Gbps) dan 4 Gbps pada masa-masa tertentu seperti Pemilu.
Berita baiknya kalo terjadi seerangan dari luar negeri kita sudah punya payung lembaga yang siap membantu dalam hal legalitasnya. Karena lembaga ini juga akan melakukan kerjasama dengan lembaga serupa di luar negeri.
Wah...oke juga tuh...
Berita buruknya ya siap2 deh bagi para hacker untuk extra kerja keras klo mo bobol server he..he..
Lembaga Internet Indonesia atau dikenal dengan ID-SIRTI (Indonesia Security Response Internet Infrastructure) akan mengawasi penggunaan internet di indonesia mulai 2008 mendatang.
Hal ini perlu dilakukan untuk melindungi log file dan traffic konten di indonesia yang selama ini sering kali di salah gunakan untuk kejahatan.
Untuk itulah ID-SIRTI telah menyiapkan server yang digunakan untuk menyimpan data log file pengguna Internet seluruh Indonesia dengan kapasitas sebesar enam tera bytes (TB). Nah server inilah yang dipakai ngawasi pengguna internet melalui jasa ISP yang resmi bukan yang ilegal. jadi perusahaan atau perkantoran yang terhubung dengan ISP ya....siap-siap aja deh diawasi....
Dengan server yang dimiliki ID-SIRTII nantinya akan sanggup untuk mengawasi traffic Internet di Indonesia yang setiap harinya bisa mencapai 3 Giga bytes per detik (Gbps) dan 4 Gbps pada masa-masa tertentu seperti Pemilu.
Berita baiknya kalo terjadi seerangan dari luar negeri kita sudah punya payung lembaga yang siap membantu dalam hal legalitasnya. Karena lembaga ini juga akan melakukan kerjasama dengan lembaga serupa di luar negeri.
Wah...oke juga tuh...
Berita buruknya ya siap2 deh bagi para hacker untuk extra kerja keras klo mo bobol server he..he..
Oktober 31, 2007
User lebih Nyebelin dari "Hacker"
“Hacker” ato lebih sering disebut penyusup jaringan komputer, dan ancaman keamanan lain ternyata tidak terlalu membuat pusing manajer teknologi informasi (TI) di kantor. Justru pengguna/user biasalah yang lebih menyebalkan.
Hal itu terbukti dalam survei yang dilakukan terhadap 158 pekerja dan 159 manajer TI dari perusahaan di Australia yang memiliki lebih dari 50 karyawan. Dari hasil survei ditemukan bahwa 59% perusahaan yang disurvei tidak memblokir jaringan berbagi file, sedangkan 47% tidak menggunakan filter untuk menyaring lalu lintas internet.
Hal kedua, setelah pengguna, yang membuat pusing bagi 48% manajer TI adalah masalah anggaran. Menyusul kemudian adalah minimnya perhatian terhadap masalah keamanan (25%) dan kemudahan menghadirkan teknologi baru (18%).
Seperti detikINET kutip dari PCWorld, Rabu (31/10/2007), bahwa sebagian besar perusahaan (87%) memasang filter URL. Dari jumlah itu, paling banyak menganggap phising sebagai ancaman terbesar (58%), menyusul spyware (56%) dan pesan instan (51%).
Sedangkan dari sisi pengguna/user menganggap kehilangan data rekening bank dan nomor kartu kredit adalah lebih buruk daripada kehilangan data perusahaan. Sebanyak 74% pengguna akhir non-TI ini merasa akan dipecat jika sampai membocorkan dokumen rahasia perusahaan atau melihat pornografi, sedangkan 63% menganggap hal sama jika kedapatan memasukkan spyware dan virus.
Dari hasil survei terhadap manajer TI, mengatakan bahwa karyawan akan dipecat jika mereka berani membocorkan dokumen sensitif (56%), menyebabkan jaringan perusahaan kebobolan virus (52%), dan mendownload pornografi (34%).
Permasalahan lain, yang makin membuat departemen TI kesal dengan pengguna akhir adalah masalah pemborosan waktu untuk browsing hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Uniknya, dalam survei tersebut, waktu yang dianggap terbuang ini jauh lebih besar jika dilihat oleh manajer TI dibandingkan dari sudut pandang pengguna.
Hal itu terbukti dalam survei yang dilakukan terhadap 158 pekerja dan 159 manajer TI dari perusahaan di Australia yang memiliki lebih dari 50 karyawan. Dari hasil survei ditemukan bahwa 59% perusahaan yang disurvei tidak memblokir jaringan berbagi file, sedangkan 47% tidak menggunakan filter untuk menyaring lalu lintas internet.
Hal kedua, setelah pengguna, yang membuat pusing bagi 48% manajer TI adalah masalah anggaran. Menyusul kemudian adalah minimnya perhatian terhadap masalah keamanan (25%) dan kemudahan menghadirkan teknologi baru (18%).
Seperti detikINET kutip dari PCWorld, Rabu (31/10/2007), bahwa sebagian besar perusahaan (87%) memasang filter URL. Dari jumlah itu, paling banyak menganggap phising sebagai ancaman terbesar (58%), menyusul spyware (56%) dan pesan instan (51%).
Sedangkan dari sisi pengguna/user menganggap kehilangan data rekening bank dan nomor kartu kredit adalah lebih buruk daripada kehilangan data perusahaan. Sebanyak 74% pengguna akhir non-TI ini merasa akan dipecat jika sampai membocorkan dokumen rahasia perusahaan atau melihat pornografi, sedangkan 63% menganggap hal sama jika kedapatan memasukkan spyware dan virus.
Dari hasil survei terhadap manajer TI, mengatakan bahwa karyawan akan dipecat jika mereka berani membocorkan dokumen sensitif (56%), menyebabkan jaringan perusahaan kebobolan virus (52%), dan mendownload pornografi (34%).
Permasalahan lain, yang makin membuat departemen TI kesal dengan pengguna akhir adalah masalah pemborosan waktu untuk browsing hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Uniknya, dalam survei tersebut, waktu yang dianggap terbuang ini jauh lebih besar jika dilihat oleh manajer TI dibandingkan dari sudut pandang pengguna.
Paypal Masuk Indonesia
Kabar gembira..!
PAYPAL - merupakan alat pembayaran online yang paling banyak dipakai di seluruh dunia, dan kini mengijinkan orang Indonesia untuk bisa MENERIMA pembayaran melalui PAYPAL!Ini merupakan moment penting bagi seluruh online marketer Indonesia mengingat peluang kita untuk lebih sukses di dunia bisnis online semakin terbuka LEBAR.
PAYPAL ini adalah alat pembayaran yang sangat populer diluar negeri dan sampai saat ini sudah tercreate 150 juta account di 190 negara.
Karena 150 juta orang sudah percaya kepadanya dengan cara mendaftarkan kartu kredit mereka di PAYPAL. Setiap mereka berbelanja, mereka tinggal masuk ke account PAYPAL mereka dan tidak perlu lagi memasukkan kartu kredit di sembarangan tempat yang rawan terhadap pembobolan kartu kredit. PAYPAL yang mengurusi pembayaran ke merchantnya.
Dengan dibukanya kesempatan untuk orang Indonesia bisa menerima uang melalui PayPal, berarti kita sekarang bisa:
1. Mengikuti lebih banyak program afiliasi online yang memberikan komisi melalui PAYPAL.
2. Membuka 'toko online' dengan menerima pembayaran dari customer melalui PAYPAL.
3. Peluang besar bagi orang Indonesia (terutama UKM) dan juga individu untuk bisa mulai berjualan di eBay! :-)
Untuk itulah mari bersama-sama menjaga kepercayaan yang telah PAYPAL berikan kepada kita untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya. Dan satu lagi jangan sampai kita mencoreng muka sendiri, kita ga mau kan di black list lagi.....yang ada ntar kita ga bisa maju mengikuti perkembangan Internet Marketing.
PAYPAL - merupakan alat pembayaran online yang paling banyak dipakai di seluruh dunia, dan kini mengijinkan orang Indonesia untuk bisa MENERIMA pembayaran melalui PAYPAL!Ini merupakan moment penting bagi seluruh online marketer Indonesia mengingat peluang kita untuk lebih sukses di dunia bisnis online semakin terbuka LEBAR.
PAYPAL ini adalah alat pembayaran yang sangat populer diluar negeri dan sampai saat ini sudah tercreate 150 juta account di 190 negara.
Karena 150 juta orang sudah percaya kepadanya dengan cara mendaftarkan kartu kredit mereka di PAYPAL. Setiap mereka berbelanja, mereka tinggal masuk ke account PAYPAL mereka dan tidak perlu lagi memasukkan kartu kredit di sembarangan tempat yang rawan terhadap pembobolan kartu kredit. PAYPAL yang mengurusi pembayaran ke merchantnya.
Dengan dibukanya kesempatan untuk orang Indonesia bisa menerima uang melalui PayPal, berarti kita sekarang bisa:
1. Mengikuti lebih banyak program afiliasi online yang memberikan komisi melalui PAYPAL.
2. Membuka 'toko online' dengan menerima pembayaran dari customer melalui PAYPAL.
3. Peluang besar bagi orang Indonesia (terutama UKM) dan juga individu untuk bisa mulai berjualan di eBay! :-)
Untuk itulah mari bersama-sama menjaga kepercayaan yang telah PAYPAL berikan kepada kita untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya. Dan satu lagi jangan sampai kita mencoreng muka sendiri, kita ga mau kan di black list lagi.....yang ada ntar kita ga bisa maju mengikuti perkembangan Internet Marketing.
Langganan:
Postingan (Atom)





